Home Wilayah Guru Ma’arif Mengikuti Pelatihan Sistem Kelistrikan Bodi Kendaraan

Guru Ma’arif Mengikuti Pelatihan Sistem Kelistrikan Bodi Kendaraan

164
0

Yogyakarta, Maarifnudiy.or.id–Sebanyak 32 guru TKRO SMK Ma’arif DIY mengikuti kegiatan Pelatihan Sistem Kelistrikan Bodi Kendaraan di Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara LP Ma’arif NU PWNU DIY melalui MGMP TKR dengan UNY melalui PPM.  Tujuan diadakan pelatihan ini untuk menjawab kebutuhan guru kaitannya dengan pengembangan kompetensi guru TKRO.

“Jadi, memang diajukan kepada UNY untuk memberikan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan guru khusus anggota MGMP TKR sebagai refreshing/upgrading ilmu,“ ungkap Tafakur, salah satu pengurus pelatihan dari UNY.

UNY sebagai LPTK dalam bidang kejuruan maupun keilmuan, selalu update dan informatif kaitannya dengan kebutuhan kompetensi di lingkungan kerja dengan pengembangan teknologi. Menurut Tafakur, guru harus tahu sejauh mana saat ini yang dibutuhkan industri, sehingga ke depan juga harus diprediksikan dengan kebutuhan siswa. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini guru bisa meng-upgrade kompetensi maupun keilmuan di bidang kelistrikan bodi sehingga nanti bisa diberikan kepada siswa.

“Karena kelistrikan bodi ini mungkin bukan kompetensi utama, tapi dengan perkembangan tuntutan kendaraan masa sekarang kelistrikan bodi bisa diwajibkan,“ tambahnya.

Pelatihan ini adalah penguatan kompetensi bidang studi kaitannya dengan kelistrikan bodi. Yang kedua adalah penguatan di bidang pembelajaran praktiknya. Selain itu, upgrading kompetensi sistem kelistrikan bisa juga untuk pengembangan perangkat pembelajaran, khususnya di pembelajaran praktik.

Rencana tindak lanjut yang paling dekat adalah memastikan perangkat pembelajaran praktik guru TKRO di SMK Ma’arif ini sesuai dengan yang semestinya, terutama di system kelistrikan. Kemudian tindak lanjut ke depan dapat dilakukan secara periodik, satu tahun sekali atau berapa bulan sekali. Harapannya supaya kompetensi yang sudah ada tidak stagnan, tetapi berkembang sesuai dengan kebutuhan di masyarakat.

Peserta pelatihan sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Istanto guru TKR dari SMK Ma’arif 1 Kalibawang menyampaikan saat ini di sekolah-sekolah belum mempunyai peralatan yang dimiliki seperti di UNY. Selain untuk upgrade ilmu, ia berharap kegiatan ini dapat rutin dilakukan.

“Penyampaian materi bagus ditambah ada kegiatan praktiknya. Semoga kegiatan pelatihan ini dirutinkan lagi agar guru TKRO bisa lebih mengupgrade ilmunya,“ pungkas Istianto. (*)

Previous articleTingkatkan SDM Guru di Sekolah-Madrasah Karangmojo, LP Maarif NU PWNU DI Yogyakarta Lakukan Pembinaan Pegawai
Next articleSekolah Ma’arif DIY Raih 5 Medali Kompetisi Sains, Lingkungan, dan Teknik Internasional (WSEEC) 2021
Staf Bidang Humas dan Informasi LP Ma'arif NU PWNU DI Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here