Home Wilayah Ma’arif NU DI Yogyakarta Selenggarakan Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah

Ma’arif NU DI Yogyakarta Selenggarakan Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah

595
0
Suasana pembukaan Seleksi Substansi Calon Kepala Sekolah di LPMP DI Yogyakarta

Jangan sekali-kali diisukan bahwa mencari kader dari Ma’arif untuk menjadi kepala sekolah sulit, karena kedepannya LP Ma’arif NU DIY akan terus-menerus bekerjasama dengan LPMP D.I Yogyakarta dalam hal seleksi calon kepala sekolah dan diklat penguatan kepala sekolah.

Hal tersebut disampaikan Drs. H. Masharun Ghazalie,M.M. pada pembukaan Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di Aula Ki Mangun Sarkoro, LPMP DI Yogyakarta (21/01/2019). Lebih lanjut, Pembina LP Ma’arif NU DI Yogyakarta itu mengungkapkan penemuannya mengenai isu-isu bahwa dulu mencari kader dan regenerasi penerus dari Ma’arif sulit. Berbeda dengan sekarang yang telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak seperti Dinas Dikpora DIY, LPMP dan LPPKS, yang sangat membantu mewujudkan kader dan calon penerus. Oleh sebab itu, tidak boleh lagi isu-isu seperti ini muncul kembali.

Drs. H. Masharun Ghazalie, M.M saat menyampaikan sambutannya.

Hal senada disampaikan Sekjen LP Ma’arif NU DIY, Dr. Tadkiroatun Musfiroh, bahwa kaderisasi mutlak ada untuk membangun struktur kerja yang mandiri dan berkelanjutan. Dalam sambutannya, beliau memaparkan strategi generasi dan kaderisasi sekolah yang diantaranya adalah pengembangan SDM LP Ma’arif NU DIY. Guru yang memenuhi kualifikasi dapat dicalonkan pada seleksi substansi bakal calon kepala sekolah, apabila serangkaian seleksi berhasil dilalui barulah Guru tersebut menjadi Kepala Sekolah. Setelah menjadi Kepala Sekolah pun tetap harus mengikuti Diklat Penguatan Kepala Sekolah agar mendapatkan NUKS, dimana NUKS ini sebagai pengakuan yang diberikan kepada Kepala Sekolah bahwa yang bersangkutan telah memenuhi kualifikasi pada jabatannya. Menandatangani ijazah, proposal dan lain-lain menjadi legal setelah mendapatkan NUKS ini. Kepala Sekolah yang telah purna tugas, selanjutnya dapat menjadi Pengawas Sekolah dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan.

Sekertaris LP Ma’arif NU DIY itu menjelaskan potensi dasar yang harus dimiliki Calon Kepala Sekolah LP Ma’arif NU DIY diantaranya ; sehat fisik dan mental, spiritual – ideologi, good character, intelektual serta manajerial

Atas dasar itulah, Kepala Sekolah harus memperhatikan betul poin-poin kualifikasi saat mengajukan kader penerusnya.

Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum saat menyampaikan sambutannya.

Masih menurut Dr. Tadkiroatun, sebuah organisasi yang tidak melakukan kaderisasi akan menghadapi 4 resiko yaitu :

  1. Dia melakukan kesalahan
  2. Tidak siap menghadapi ancaman
  3. Tidak bisa menangani bencana
  4. Akan mengalami tragedi
    Oleh sebab itu, semua resiko ini tidak boleh terjadi di LP Ma’arif. Adapun Kepala Sekolah nanti pada saatnya akan mampu menjadi pelestari nilai-nilai aswaja sekaligus menjamin kelangsungan hidup seluruh komponen di sekolah.

Apresiasi juga disampaikan Kepala LPMP DIY, Dr. Sarjilah, M.Pd. Menurutnya LP Ma’arif NU DIY telah melakukan peningkatan-peningkatan yang luar biasa untuk meningkatkan mutu pendidikan, salah satunya adalah bagaimana memunculkan sosok Kepala Sekolah yang betul-betul bermutu.

Dr. Sarjilah, M.Pd juga berpesan kepada seluruh peserta Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah bahwa selama mengikuti proses seleksi tidak perlu merasa cemas dan ikuti saja alur kegiatan ini dengan sebaik-baikknya.

Acara pembukaan yang dilangsungkan pukul 08.15 hingga 10.00 itu dihadiri pula oleh Kasi FPMP LPMP DIY, Dra.Titi Sulistyani, M.Pd., dan Pengurus LP Ma’arif NU DIY, Sukarja,M.Pd. (Ind)

Previous articlePengumuman Skor 6 Besar Kandidat Juara Lomba Desain Batik Ma’arif NU DIY
Next articleLP Ma’arif NU DI Yogyakarta Gelar Raker Hadapi Revolusi Industri 4.0
Staf Bidang Humas dan Informasi LP Ma'arif NU DI Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here