Home Kulonprogo PWLP Ma’arif NU DIY Serahkan Hewan Qurban Mensesneg Pratikno

PWLP Ma’arif NU DIY Serahkan Hewan Qurban Mensesneg Pratikno

165
0
Penyerahan sapi qurban Mensesneg Pratikno oleh PWLPM NU DIY kepada warga Berenan Kulonprogo, Jumat (31/7).

Maarifnudiy.or.id–PWLP Ma’arif NU DIY serahkan sapi qurban Mensesneg RI, Prof. Dr. Praktikno, kepada masyarakat Dusun Berenan, Jumat (31/7). Penyerahan qurban diwakili oleh Pengurus PWLPM DIY Bidang Dikmen, Sarwidi, M.Pd.

Dalam sambutannya, Sarwidi berharap qurban ini dapat mempererat silaturahmi warga Nahdliyin.

“Kami berharap, qurban ini akan mengeratkan tali silaturahmi kita sebagai warga Nahdliyin. Semoga ini menjadi tali kasih yang membuahkan energi positif kita bersama demi pendidikan NU di Wates, khususnya di SMK Ma’arif 2 Wates,” ungkap Sarwidi.

Sekretaris PWLPM NU DIY, Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum., yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan bahwa tahun ini LPM menyerahkan qurban untuk sekolah yang direvitalisasi. Salah satu di antara sekolah tersebut adalah SMK Ma’arif 2 Wates yang kebetulan selain direvitalisasi lokasinya juga dipindahkan.

Hewan qurban diserahkan di lokasi SMK yang baru, yaitu di Pedukuhan Berenan, Desa Mendungan, Kulon Progo. Penyerahan hewan qurban ini sekaligus sebagai bentuk sosialisasi, komunikasi, dan koordinasi dengan masyarakat setempat.

“Prof. Pratikno membantu Ma’arif dengan memberi sapi qurban. Hal ini sekaligus bertujuan agar Ma’arif dan masyarakat sama-sama merasakan manisnya berqurban,” jelas Tadkiroatun.

Pada kesempatan itu, Tadkiroatun juga menyampaikan terima kasih kepada kadus dan ketua nadzir yang telah mendukung proses kepindahan SMK Ma’arif 2 Wates.

“Kami menyadari, SMK Ma’arif 2 Wates sejak lama terlanda banjir akibat meluapnya parit di sampingnya. Banyak peralatan yang terendam dan rusak. Tahun 2018 awal, parit sudah ditalud, tetapi banjir muncul dari bocoran resapan,” terang dosen UNY yang biasa dipanggil Itadz tersebut.

“Sudah saatnya SMK Ma’arif 2 Wates menempati lokasi baru agar masalah klasik yang berulang dapat dihentikan,” imbuh Itadz yang disambut hangat Kadus Berenan.

Hewan qurban diterima oleh sesepuh Desa Berenan sekaligus Ketua Panitia Qurban, Sumardi. Selain menerima hewan qurban, Sumardi juga menyatakan dukungannya atas pemindahan SMK Ma’arif 2 Wates ke Dusun Berenan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PW LP Ma’arif NU DIY dan kepada Bapak Mensesneg RI. Sapi qurban ini membuat kami merasa menjadi bagian dari proses pendidikan. Selanjutnya, terkait akan dipakainya tanah wakaf tersebut, kami sebagai keluarga dari pewakaf, menyetujui dan mendukung sepenuhnya,” tegas Sumardi.

Hadir pula pada kesempatan itu Kadus Berenan, ketua dan sekretaris nadzir, tokoh masyarakat, kepala SMK Ma’arif 2 Wates, serta Drs. Suharyanto dan Rohwanto, S.Pd. sebagai pengurus PWLPM.

Kadus Berenan juga menyatakan dukungannya atas pemindahan lokasi SMK Ma’arif 2 Wates, “Kami setuju dengan pendirian SMK ini, Bu. Masyarakat Berenan sudah sarujuk,” ujarnya kepada Sekretaris PWLPM NU DIY.

Hal senada disampakan Bapak Ratijan selaku takmir dan sekretaris nadzir. Dirinya menyampaikan dukungannya kepada PW LP Ma’arif NU DIY untuk memidahkan SMK Ma’arif 2 Wates.

“Tanah wakaf ini merupakan pengembangan dari masjid yang digunakan untuk pendidikan. Kami berterima kasih kepada PWNU dan LP Ma’arif NU karena bersedia memanfaatkan tanah tersebut untuk pendidikan (SMK). Ini artinya membantu nadzir dalam mengemban amanah tersebut,” ungkapnya.

Sebagai tokoh masyarakat sekaligus tuan rumah, Kyai Burhan menyampaikan bahwa tokoh masyarakat setempat sudah sepakat dengan pendirian SMK. Menurutnya, lokasi pendirian merupakan daerah Nahdliyin, sudah sesuai jika didirikan sekolah Ma’arif.

“Tokoh masyarakat sudah sepakat bahwa ini daerah Nahdliyin, sudah pas kalau SMK didirikan di sini. Tidak ada alasan untuk menolak sebuah sekolah di sini karena ini wilayah kita sendiri,” pungkas Kyai Burhan penuh semangat.”

Sambung rasa ditutup dengan santap bersama. Ibu-ibu Berenan menyajikan tongseng ala Berenan dengan cabai dan santan kental. Ibu-ibu bekerja dengan memperhatikan protokol kesehatan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here