Home Wilayah Rapat Pleno PWNU DIY, 57 Program Ma’arif Terlaksana, 15 Berjalan

Rapat Pleno PWNU DIY, 57 Program Ma’arif Terlaksana, 15 Berjalan

569
0

Yogyakarta, Maarifnudiy.or.id—Sebanyak 57 program kerja berhasil dilaksanakan oleh LP Ma’arif NU DI Yogyakarta sepanjang 1 Januari 2018 sampai dengan 28 Februari 2019. Hal itu disampaikan Sekretaris LP Ma’arif NU DI Yogyakarta, Dr. Tadkiroatun Musfiroh, saat Raker PWNU DI Yogyakarta (9/3/2019).

Menurutnya, 57 program kerja yang sudah terlaksana tersebut terbagi menjadi empat jenis, yaitu ideologi dan organisasi, kaderisasi dan pengembangan SDM, pemberdayaan dan optimalisasi peran masyarakat NU, serta pengembangan sarana, prasarana, dan pengelolaan sekolah.

Sementara itu, untuk periode 2019-2020, LP Ma’arif NU DI Yogyakarta mengagendakan 15 program kerja utama, yaitu:

  1. Pembentukan Tim Diklat Aswaja standar LPM-PWNU-UNU
  2. Revisi buku Aswaja &evaluasi pembelajaran Aswaja
  3. Penataan koordinasi kerja PWLPM – PCLPM
  4. Penguatan kinerja internal: deskripsi kerja, evaluasi rutin
  5. Peningkatan kompetisi KS-Kamad, CKS-Cakamad: Diklat,
  6. presentasi kinerja tahunan, pembinaan PTS KS
  7. Peningkatan kompetensi guru: pemberdayaan MGMP, gelar karya, pembinaan PTK
  8. Bulan qurban Ma’arif
  9. Simfoni online (data Based online – Integratif)
  10. Promosi laga prestasi KS-Kamad &guru
  11. Penataan administrasi kepangkatan-jabatan fungsional
  12. Pendampingan penyelamatan aset-aset sekolah
  13. Pengawasan dan penjaminan mutu pendidikan online
  14. Rintisan sekolah berbasis IT
  15. Peningkatan Kerjasama Internal di bawah PWNU
  16. Peningkatan kerjasama eksternal: lembaga pemerintah, DUDI, organisasi internasional

Terkait program kerja LP Ma’arif NU DI Yogyakarta tersebut, Wakil Ketua PWNU DI Yogyakarta, H. Fahmi Akbar Idries, menyampaikan masukannya, yaitu perlu adanya pembentukan tim Aswaja gabungan, kerja sama dengan Laziznu, LPBH, dan Lesbumi, serta pembentukan tim pengawas sekolah.

Rapat pleno dilaksanakan di Kantor PMII, Jalan Puntodewo No. 164 D Banguntapan, Bantul. Hadir pada kesempatan itu Ketua LP Ma’arif NU DI Yogyakarta, Prof. Dr. Sugiyono beserta Sukarja, M.Pd., Dr. Apri Nuryanto, Dr. Lantip Diat Prasojo, dan lain-lain.

Selain mengikuti raker, peserta juga mengikuti sosialisasi pemilu damai oleh Kapolda DI Yogyakarta, Irjen Pol. Ahmad Dofiri, dan disaksikan pula oleh Danrem 072/Pamungkas, Brigjen Muhammad Zamroni.

Kapolda pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa potensi gesekan pasti terjadi, tetapi dengan kerja sama semua pihak, hal itu bisa diatasi. Kuncinya, masyarakat jangan mudah terpancing dan terprovokasi.

Terkait kampanye pemilu damai ini, Wakil Ketua PWNU DIY, Fahmi Akbar Idries, berharap agar pemilu tidak dikotori dengan politik uang, hoax, dan fitnah-fitnah yang berpotensi memecah-belah warga.

“Kita harus bisa ngerem, jangan mudah emosi, tahan, jangan keburu-buru nge-share informasi,” ungkapnya. (Sabjan/Rita)

Previous articleSekolah Berperan Penting dalam Pembentukan Budaya Sehat di Masyarakat
Next articleMa’arif DIY Jadwalkan 5 Diklat Bersama Irsyad Trust Limited Singapore
Pekerja sosial, lulusan Pendidikan Sastra Universitas Negeri Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here