Home Wilayah Kualitas SDM Ma’arif NU DI Yogyakarta Harus Ditingkatkan

Kualitas SDM Ma’arif NU DI Yogyakarta Harus Ditingkatkan

230
0
Muhamamd Lutfi Hamid pada syawalan dan serah-terima jabatan kepala sekolah/madrasah Ma'arif NU DI Yogyakarta (1/7/2018)

Kulonprogo, Maarifnudiy.or.id–Sumber daya manusia pada sebuah lembaga pendidikan menempati posisi yang strategis dan harus selalu ditingkatkan. Dalam rangka memperbaiki kualtias SDM ini, PW Ma’arif NU DI Yogyakarta telah melakukan banyak hal. Di tahun 2018 ini, PW Ma’arif NU DI Yogyakarta berusaha mendapatkan SDM berkualitas dengan cara bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Karir UNY untuk menjaring calon guru baru.

Hal tersebut disampaikan Ketua PW Ma’arif NU DI Yogyakarta, Prof. Dr. Sugiyono, pada acara Halal Bihalal dan Serah-Terima Jabatan Kepala Sekolah di Lingkungan PW Ma’arif NU DI Yogyakarta, Minggu (1/7/2018). Sugiyono menyampaikan bahwa saat ini sedang dibuka lowongan untuk 30 orang guru.

Selain melakukan perekrutan secara profesional, PW Ma’arif juga mengagendakan diklat calon kepala sekolah, pendampingan ahli, peningkatan disiplin guru dan karyawan, memperbarui aturan kepegawaian, hingga evaluasi kinerja kepala sekolah/madrasah secara berkelanjutan.

Hal senada juga disampaikan oleh Pembina PW Ma’arif NU DI Yogyakarta, Drs. H. Muhammad Lutfi Hamid, M.Ag. Kakanwil Kemenag DI Yogyakarta itu menyampaikan bahwa Ma’arif NU menanggung nasib banyak orang. Jangan sampai anak-anak yang keluar dari sekolah/madrasah Ma’arif justru kualitasnya dirinya tidak baik.

Pada acara yang dilangsungkan di Pondok Pesantren Nurul Haromain Kulonprogo itu, PW Ma’arif NU DI Yogyakarta memberhentikan dengan hormat empat kepala sekolah, yaitu (1) Drs. Zaenuri, Kepala MA Ma’arif Nurul Haromain Sentolo yang digantikan oleh H. Akh. Khudlori, S.Ag., M.Pd.I, (2) Dr. Supartoyo, Kepala MA Raden Patah Prambanan yang digantikan oleh Drs. Syamsul Huda, (3) Soleh Wibowo, S.Ag., Kepala SMA Ma’arif Wates Kulonprogo yang digantikan oleh Sri Nahriyati, S.Si., serta (4) Wahyu Herlambang, S.S. yang diberhentikan kemudian diangkat kembali untuk periode berikutnya.

Tiga di antara kepala sekolah/madrasah tersebut diberhentikan dengan hormat karena masa jabatan yang telah berakhir. Sementara itu, Soleh Wibowo diberhentikan dengan hormat karena mengundurkan diri setelah alih tugas menjadi Anggota DPRD Provinsi DI Yogyakarta (pergantian antarwaktu). Pembacaan SK pemberhentian dan pengangakatan dilakukan oleh Pengurus LP Ma’arif NU DIY, Rahmat Raharja, M.Pd. dan Dr. Tadkiroatun Musfiroh.

Dari Kiri: Arif Sudarmanto, S.H., Ahmad Fauzi, M.S.I., Prof. Dr. Sugiyono, K.H. Syakir Ali, M.Si., dan Dr. Arif Rohman

Acara pelantikan tersebut disaksikan oleh Bupati Kulonprogo, para pembina dan pengurus LP Ma’arif NU DI Yogyakarta, serta para kepala sekolah di lingkungan Ma’arif NU DI Yogyakarta. Bupati Kulonprogo yang berhalangan hadir diwakili oleh Asek I Setda Kulonprogo, Arif Sudarmanto, S.H.

Setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan Mau’idhah Hasanah Halal Bihalal yang disampaikan oleh K.H. Syakir Ali, M.Si. serta doa penutup oleh K.H. Masharun Ghazalie, M.M. (sab)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here